Tampilkan postingan dengan label Stop Merokok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stop Merokok. Tampilkan semua postingan

Sekilas Tentang Terapi Medis

Ada berbagai jenis terapi medis untuk stop merokok. Beberapa orang mencoba stop merokok tanpa bantuan, istilahnya disebut "cold turkey" . Beberapa yang lain mencoba metode terapi sulih nikotin, yaitu menggunakan produk-produk yang mengandung nikotin rendah seperti permen karet, lozenges dan lain-lain. Namun, kenyataannya jarang yang berhasil. Mungkin Anda sudah lelah untuk mencoba. Sekarang Anda boleh merasa lega, karena sekarang ada terobosan baru dan pertama solusi stop merokok di Indonesia!

SEKILAS TENTANG TERAPI MEDIS

VARENICLINE adalah sebuah solusi bagi Anda yang ingin stop merokok dan hanya bisa didapatkan dengan resep dari dokter. Produk ini ditujukan bagi orang dewasa. VARENICLINE tidak dianjurkan untuk usia dibawah 18 tahun, wanita hamil dan menyusui serta digunakan bersamaan dengan produk stop merokok lainnya karena belum ada penelitian lebih lanjut. VARENICLINE harus dikonsumsi selama 12 minggu. Konsultasilah dengan dokter untuk mengetahui apakah VARENICLINE tepat dan aman bagi Anda.

Berdasarkan penelitian, beberapa efek samping VARENICLINE adalah mual, sembelit, buang angin atau muntah, dan mimpi abnormal. Gejala mual merupakan efek samping yang paling umum pada sekitar 30% pasien. Namun, hanya terjadi pada masa awal pengobatan dan sifatnya sementara. Konsultasikan efek samping yang Anda alami. Informasikan jenis obat-obatan lain yang Anda konsumsi sebelumnya. Terutama jika Anda mengkonsumsi obat insulin, asma, obat penurun tekanan darah atau memiliki gangguan ginjal.

Ketika stop merokok, tubuh Anda membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan hilangnya nikotin. Bagi beberapa orang, merokok adalah ketergantungan fisik dan perilaku. VARENICLINE membantu Anda mengurangi gejala-gejala yang muncul karena stop merokok, berupa gejala sulit berkonsentrasi, pusing-pusing dan "bad mood". Serta mengurangi rasa nikmat yang diperoleh dari merokok sehingga dorongan untuk merokok dapat berkurang. Jika Anda sewaktu-waktu kembali merokok lagi, teruskan mengkonsumsi VARENICLINE dan cobalah untuk berhenti kembali. VARENICLINE berbeda karena tidak mengandung nikotin. Cara kerja VARENICLINE adalah dengan memblokir nikotin sehingga tidak menempel pada reseptor otak.

Keputusan untuk stop merokok merupakan pilihan yang tepat. Mungkin Anda telah mencoba untuk berhenti sebelumnya dan belum berhasil. Sekarang ada solusinya bagi Anda untuk menikmati hidup sehat tanpa rokok bersama keluarga Anda. Segera kunjungi dan konsultasi secara rutin ke dokter Anda. Ikuti juga program dukungan stop merokok dan ajak orang-orang terdekat Anda untuk ikut terlibat. Niatnya dari Anda, solusinya ada di dokter.

Manfaat Stop Merokok

Kesehatan adalah aset Anda yang paling berharga. Berdasarkan data yang terkumpul antara tahun 1995 dan 1999, Centers for Disease Control (CDC) memperkirakan perokok dewasa pria rata-rata kehilangan 13.2 tahun dari kehidupannya dan perokok dewasa wanita rata-rata kehilangan 14.5 tahun dari kehidupannya karena merokok. Oleh karena itu, stop merokok sekarang juga.

Risiko-risiko kesehatan akibat merokok sebenarnya disebabkan oleh bahan-bahan lain yang ditemukan dalam rokok Anda. Contohnya, rokok tembakau mempunyai lebih dari 4000 bahan kimia berbahaya dan 250 diantaranya dapat menyebabkan kanker. Berikut ini beberapa dampak dan risiko penyakit akibat rokok:
  • Kanker paru-paru, kanker mulut, kanker usus, kanker ginjal, kanker mulut rahim, kanker darah, kanker tenggorokan, kanker pankreas dan kanker kandung kemih.
  • Penyakit jantung: serangan jantung dan stroke.
  • Gangguan saluran pernapasan: Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK), infeksi paru (pneumonia) dan asma.
  • Pada kehamilan dan persalinan: berat badan lahir rendah, komplikasi kehamilan, infertilitas dan kematian janin secara mendadak.
  • Lain-lain: luka lama sembuhnya, tulang pinggul retak, densitas tulang yang rendah dan katarak.

MEROKOK SEBAGAI RUTINITAS

Bagi perokok, merokok adalah bagian dari rutinitas sehari-hari bahkan menjadi suatu kebiasaan. Apakah Anda juga salah satunya? Banyak hal yang dapat memicu seseorang untuk merokok. Apakah Anda merokok setelah bangun pagi, sambil minum kopi, setelah makan siang, atau ketika berbicara di telepon? Itu adalah sebuah bukti bahwa merokok sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Melihat orang lain merokok pun dapat menjadi pemicu Anda untuk menyalakan sebatang rokok.

Jika Anda memang berniat untuk stop merokok, lakukanlah langkah pertama Anda dengan mengenali pemicu-pemicu tersebut dan konsultasikan ke dokter. Merokok bukan hanya sekedar rutinitas semata. Tahukah Anda bahwa rutinitas merokok adalah suatu bentuk ketergantungan nikotin?